Ketika banyak pertanyaan yang sering mengemuka di berbagai media, saya sempat curiga bahwa kesemuanya itu akan bermuara pada satu kubangan yang bernama "memojokan". Hipotesis ini belum tentu benar. Akan tetapi setelah melakukan berbagai analisa dan sedikit ber-retorika ada benarnya juga. Simak saja berbagai pandangan dari para pakar dan kritikus. Apakah hal tersebut masih pantas di kedepankan, padahal kesemuanya itu harus didasrkan pada data, bukan pada logika yang dibangun berdasarkan prasangka saja.
andai jika saja kuucap dalam-dalam kusayat seperih-perih andai pula sebilah hasta andai pula sekuntum kembang mungkin pula secerah pagi sudahlah... kembalilah tersadar kembalilah menyapa rasa yang ada kembalilah dalam remang antara mata dan buta lama tak terungkap lama tak tersayats elama-lama tak tergores
Komentar